Kamis, 26 Agustus 2010

mobile media web freedownload

Download Mobile Media Web 3.0 1.0 Gratis (Freeware)

Mobile Media Web 3.0 adalah mudah untuk menggunakan alat yang dirancang untuk membantu Anda mengelola dan menyesuaikan perangkat mobile Anda.
Aplikasi ini memungkinkan orang untuk langsung menghubungkan dan menjangkau pengguna ponsel global untuk menghasilkan dan berbagi konten pada perangkat mobile mereka, bersama-sama dengan fitur seperti publikasi mobile, hiburan mobile, mobile content gratis, jaringan sosial, peralatan dan banyak lagi.

Persyaratan:
· PC
· Mobile
· Handphone Internet / Wi-Fi
Download Mobile Media Web 3.0 1.0 di bawah sini :
http://www.ziddu.com/download/11358258/MMWeb30.exe.html

tips merawat batre phonsel

  1. Dalam kondisi baru, tidak perlu dilakukan conditioning karena baterai lithium baru akan berada pada kondisi full charge-capacity. Baterai siap dipakai dan diisi ulang hingga penuh.
  2. Baterai harus digunakan secara konstan, tidak boleh berada dalam kondisi tercolok ke adaptor AC lebih dari 1 bulan karena cell baterai harus terus mengalir. Jika terbiasa mencolokkan adapter dikala kerja, paling tidak 1 bulan sekali dikosongkan dan diisi ulang hingga penuh untuk kalibrasi.
  3. Setiap dipakai dalam kondisi penuh (100%) hingga kosong (%0-1%) akan dihitung sebagai 1 cycle. Hitungan cycle ini digunakan untuk memonitor berapa kali baterai dikonsumsi. Dengan ini bisa dideteksi apakah baterai memang rusak karena habis dipakai/sering, ataukah karena defect dari pabrik.
  4. Setiap pemakaian baterai karena konsumsi, pasti ada sel-sel baterai yang mati. Semakin sering baterai dipakai, semakin akan cepat habis kemampuannya menyimpan listrik. Kemampuan menyimpan ini ditentukan dalam “Full Charce Capacity” yang akan mengalami penurunan sepanjang waktu. Adapun kecepatan turunnya, tergantung dari perlakuan dalam menggunakannya.
  5. Baterai memiliki sirkuit yang dapat memperkirakan waktu penggunaan baterai. Keakuratan sirkuit ini akan berkurang jika baterai sering tercolok atau colok-cabut pada kisaran bukan kapasitas penuh maupun kosong. Keakuratan bisa dikalibrasi dengan cara mengosongkan dan mengisi ulang sampai penuh.
Informasi tentang sisa kapasitas, cycle, dan kondisi baterai hanya dapat dimonitor di komputer karena ada software khusus untuk memonitor itu. Saya sendiri menggunakan coconutBattery. Banyaknya cycle yang dimiliki baterai bervariasi, ada yang 200an sudah rusak. Ada juga yang mampu hingga 1000 cycle.
Sepengalaman saya, baterai laptop itu paling baik digunakan dengan cara terus tercolok ke listrik dengan tujuan mengurangi cycle count dan penggunaan cell. Diharapkan dengan cara itu akan mengurangi tingkat kematian cell. Saya beri jadwal di reminder setiap bulan dilakukan kalibrasi satu kali discharge sampe laptop mati sendiri, lalu diisi full charge hingga 100% lagi agar informasi perkiraan penggunaan tetap akurat.
Satu tips lagi, jika kondisi Full Charge Capacity berkurang bukan berarti kehilangan setiap mAh dikarenakan cell yang mati, tapi ada juga yang “mati suri”. Ketika baterai dalam kondisi 100% charged dan kita gunakan (tanpa tercolok), nanti setelah dipakai beberapa waktu dan turun pada kisaran 55-80 persen biasanya ada kenaikan Full Charge Capacity. Nah, saat terjadi kenaikan pada posisi tertinggi biasanya saya langsung colokkan listrik dari adaptor hingga 100%.
Cara tersebut akan menjadikan kondisi Full Charge Capacity yang telah naik itu terbawa ke 100% charged. Sehingga, kondisi real Full Charge Capacity baterai telah naik beberapa mAh. Terus lakukan itu secara berulang dan kondisi baterai akan kembali sehat dan mencapai puncak kapasitas simpannya.
Untuk saya, cara ini berhasil. Cara ini juga saya terapkan di HP saya, meski sayang sekali tidak ada software khusus monitoring baterai HP.
Jadi, yang perlu kita lakukan adalah mengawal baterai agar  kapasitas daya simpan listriknya turun selambat mungkin. Dengan perlakuan yang tepat, baterai akan lebih lama masa pakainya.

cara seting idm agar bekerja lebih cepat

IDM mungkin merupakan download manager paling cepat saat ini. Tapi tahukah anda jika IDM dapat dibuat lebih cepat lagi. Okeikuti cara berikut :
1.Pastikan speed limter dalam posisi turn off.
2. Buka file -> option-> connection,
3.Pastikan pada Connection type/speed terisi dengan pilihan “LAN 10Mbs”.
4.Pastikan default “Default max connection number” terisi dengan piliihan “16″;
5.Untuk pengguna rapidshare premium,Sebelum anda men-download file, copy linknya terlebih dulu. Pilih tab site logins..masukkan username dan password. Kemudian pindah ke tab connection, pilih yang exception pilih new, pilih http, trs paste-kan link download yang dicopy tadi, trs max connection numbernya 16. Trik ini dapat meningkatkan kecepatan sampai 20%.

cara backup dan restore data pada win xp

Ada beberapa area penting dari data sistem yang dapat menyebabkan masalah serius untuk sebuah komputer ketika mereka terkorupsi. Untuk kasus seperti ini, sangat penting untuk memiliki cadangan untuk semus file atau sebuah cara untuk kembali ke keadaan sebelumnya.
Registry adalah bagian pusat dari sebuah data sistem dan salah satu yang sering menjadi sebab permasalahan. Berisikan semua informasi mengenai software, driver, plugins, update, dan lain-lain. Setelah ratusan perubahan akibat dari penambahan software, dirubah atau dihapus, kerusakan dan kesalahan dalam pemasukan registry. Semua ini akan membuat komputer menjadi lambat atau bahkan menjadi tidak stabil.
Ada 3 cara untuk mencadangkan registry, dua diantaranya bersama dengan data sistem yang penting.
1. Mengekspor Registry Keys Tertentu
Jika anda akan membuat perubahan terhadap sebuah registry key tertentu, anda dapat mengekspor atau mengembalikan key ini.
Backup
Klik > Start > Run, ketik > regedit dan klik > OK. Registry editor akan terbuka
Pilih key yang anda ingin cadangkan, klik kanan untuk membuka menu dan klik > Export.

Untuk mengembalikan, cukup klik dua kali pada file REG dan akan secara otomatis mengganti registry yang ada.
2. Mencadangkan Keadaan Sistem
Windows XP Pro dan versi lainnya memiliki sebuah fitur backup internal, di mana dapat digunakan untuk mencadangkan data sistem yang penting, termasuk file Boot, database COM+ class registration, dan registry.
Backup
Klik > Start > All Programs > Accessories > System Tools > Backup Option.
Backup or Restore Wizard akan terbuka. Klik dan ganti menjadi > Advanced Mode dan buka > Backup.
Pilih file yang anda ingin cadangkan, dalam kasus ini > System State, di mana dapat ditemukan di bawah > My Computer.

Pastikan sebuah jalur menunjukkan di bawah > Backup media or file name. Jika bukan ini kasusnya, klik > Browse… dan pilih tujuannya. Anda dapat juga mengganti nama file yang dicadangkan. Lalu klik > Start Backup.
Sebuah layar akan menunjukkan data yang dicadangkan akan muncul. Ubah deskripsi backup dan buat perubahan lebih lanjut. Lalu klik > Start sekali lagi. Proses memakan waktu masksimum 5 menit.
Restore
Untuk mengembalikan sebuah cadangan keadaan sistem, buka Backup or Restore Wizard dalam Advanced Mode seperti dijelaskan di atas.
Ubah menjadi > Restore anda Manage Media. Backup sebelumnya akan ditampilkan. Pilih satu yang ingin dikembalikan dan klik > Restore Backup.

3. System Restore Point
Ketika anda membuat sebuah point pengembalian sistem, beberapa file akan tersimpan, termasuk file dalam folder Windows File Protection (Dllcache), local user profile, COM+ dan database WMI, IIS metabase, semua file yang dimonitor karena file tambahan dan regisrty-nya.
Dengan sebuah titik pengembalian sistem, anda dapat mengembalikan menjadi keadaan sebelumnya, Ini dapat membantu jika perubahan dalam registry, driver baru atau program baru menyebabkan kerusakkan. Dokumen pribadi, seperti browser bookmarks, e-mail atau foto tidak akan terpengaruh.
Backup <
br>Untuk membuat sebuah titik pengembalian sistem secara manual, klik > Start > Run, ketik > %SystemRoot%\System32\restore\rstrui.exe dan klik OK untuk menjalankan.
Pada layar yang muncul, pilih > Create a restore point dan klik > Next. Pada halaman berikut masukkan sebuah nama untuk titik ini dan klik > Create.
Restore
Untuk mengembalikan pengaturan komputer dan sebuah registry sebelumnya, buka System Restore seperti dijelaskan di atas, pilih >Restore my computer to an earlier time dan klik > Next.
Pada halaman berikut, pilih sebuah titik pengembalian sistem terbaru dari kalender dan klik > Next.

Halaman Confirm Restore Point Selection akan menampilkan titik pengembalian yang anda pilih. Klik > Next untuk melanjutkan. Komputer anda akan mulai mengembalikan pengaturan Windows XP sebelumnya dan reboot.

 
Free Web Hosting | Top Hosting